Sistem Pengairan Kolam Renang Minimalis

Sistem pengairan kolam renang minimalis yang ada saat ini menganut salah satu sistem pengairan moderen dan mutahir. Dan sistem ini diumpamakan layaknya sistem peredaran darah pada tubuh manusia.

 

Dikarenakan keberadaannya teramat penting bagi kelangsungan operasional sebuah kolam renang. Yang pada dasarnya akan selalu mengalami perbaikan dari waktu ke waktu sejalan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi.

 

Perubahan-perubahan tersebutlah yang akhirnya menciptakan beberapa macam sistem pengairan dengan karakter dan pola yang berbeda. Sehingga meningkatnya kebutuhan manusia juga mendorong terciptanya ide baru untuk menyesuaikannya.

Sistem Pengairan Kolam Renang

Sistem Pengairan Kolam Renang

Dari garis besarnya pembuatan kolam renang mengadopsi sistem pengairan yang berevolusi menjadi 3 macam sistem menurut perkembangannya. Yaitu :

 

  • Sistem Fill and Draw

 

Sistem Fill and Draw merupakan sistem tertua yang pernah dipakai pada pengairan kolam renang. Pengairan dengan sistem manual yang mengandalkan pada kualitas air seadanya.

 

Kurun waktu bertahannya kualitas yang dimiliki oleh air kolam renang mempengaruhi banyaknya volume pemakaian dan penggantiannya. Sehingga sistem pengairan kolam renang minimalis moderen anda tentu tidak cocok dengan yang ini.

 

Pada saat pengisian dan pembuangan air kolam renang dengan sistem ini akan menemukan jeda waktu operasi yang cukup lama sesuai ukuran kolam renang. Karena sistem ini tidak mengenal sistem sirkulasi air yang bisa menjaga kualitasnya.

 

Sehingga kontrol manusia pada kerusakan dan menurunnya kualitas air tidak bisa maksimal. Karena itu pengolahan air tidak bisa dikelola. Dan penggunaan sistem ini masih bisa kita lihat pada pengisian air dan pembuangannya di bak mandi rumah tinggal.

 

  • Sistem Flow Trough

 

Sistem Flow Trough muncul sebagai perbaikan dari sistem Fill and Draw. Namun penggunaannya tidak bisa diterapkan pada semua kolam renang. Karena sumber pengisian air kolam renang berpengaruh pada efektifitas sistem ini.

 

Kolam renang yang menganut sistem pengairan Flow Trough ini memerlukan jumlah volume air yang besar. Karena pola operasional sistem pengairan ini berjalan terus menerus tanpa jeda waktu.

 

Meskipun di dalam hal kesehatan air kolam renang lebih terjaga, namun demikian sistem ini tidak efektif jika diterapkan pada kolam renang yang sumber airnya minim.

 

Kualitas air pada sistem ini tentunya lebih baik dari sistem pendahulunya. Sebab kolam renang penganut sistem ini sudah memiliki sistem sirkulasi. Walaupun sirkulasi alami, namun kontrol kualitas air bisa dilakukan dan dikelola.

 

Penggunaan sistem ini masih dipakai pada pembuatan kolam renang di area wisata pemandian air panas alami atau air dingin yang memiliki sumber air yang melimpah.

 

  • Sistem Recirculating

 

Sistem recirculating merupakan sistem pengairan kolam renang yang paling mutahir. Sistem ini diadopsi dari sistem pendahulunya dengan penambahan mesin utama yang disebut pompa kolam renang.

 

Penggunaan mesin pompa ini dibantu juga dengan bantuan sebuah filter kolam renang yang berfungsi sebagai penyaring kotoran. Dengan tujuan menjaga agar kualitas air kolam renang dapat dikelola dengan baik.

 

Penerapan sistem ini sangat menguntungkan bagi pihak pemilik kolam renang. Karena penggantian air kolam bisa dilakukan dalam kurun waktu yang lama.

 

Sistem ini sangat tepat untuk diterapkan pada sistem pengairan kolam renang minimalis. Namun pada proses perawatan kolam renang, sistem ini bergantung pada kebutuhan tambahan chemical tertentu.

 

Saat ini kita sangat mudah untuk menemukan kolam renang dengan sirkulasi. Dan mungkin saja kolam renang minimalis anda juga sudah menganut sistem ini.

 

Untuk mempermudah gambaran anda maka kami lampirkan sebuah tayangan berikut. Yang menjelaskan secara visual tentang pemasangan filter sebagai alat bantu sirkulasi kolam renang saat ini.

 

Karena sistem recirculating ini juga mengalami perubahan mengikuti perkembangan kepentingan, hal ini akan kami paparkan pada artikel berikutnya.

 

Baca juga artikel kami tentang kolam renang minimalis :

# Keunggulan Kolam Renang Minimalis

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=9_2EHp_E1Ck]

 

Similar Articles

Bahan Kimia: Chemical Kol... Bahan kimia kolam renang diperlukan pada proses perawatan. Fungsi dari chemical kolam renang tersebut mampu menunjang banyak faktor pada sistem beroperasinya sebuah kolam renang. Seperti yang telah kami
Jacuzzi, Menghadirkan Kes... Jacuzzi bisa kita jumpai di tempat-tempat terapi maupun Spa, sebagai salah satu media alternatif untuk menghilangkan kepenatan rutinnya beraktivitas. Ya, Jacuzzi mampu memberikan suasana nyaman dan terapi tubuh bagi para
Perbaikan Kolam Renang. 5... Perbaikan kolam renang lama atau renovasi seringkali mengalami kegagalan atau tidak sesuai kesepakatan. Hal ini bisa mengakibatkan dampak negatif untuk semua pihak. Baik dari pihak pemilik kolam renang maupun pihak
Kolam Renang Minimalis, S... Kolam renang minimalis menjadi sebuah impian sebagian masyarakat masa kini. Hal ini bukanlah berlebihan, karena mimpi merupakan salah satu anugerah cuma-cuma yang kita peroleh.   Wajar saja jika
Efek Samping Chlorine: Ch... Efek samping chlorine sebagai salah satu bahan kimia pada pemakaian maintenance kolam renang seringkali menjadi pertanyaan banyak orang. Masih banyak penggunanya yang belum mengerti dan memahaminya. Jadi
Bagaimana Caranya Memilih... Tangga kolam renang merupakan sebuah sarana yang sering kali dilupakan oleh para perancang kolam renang. Padahal keberadaannya di dalam kolam renang menjadi hal yang sangat diperlukan bagi pengguna kolam renang.
Flexible time Creating a swimming pool require special attention to avoid disappointment after the pool is done. For the prospective owner of the pool and pool contractors need to meet and

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *