pondasi borepile kolam renang

Pondasi Kolam Renang dan Tips Memilih Konstruksi yang Bagus

Pondasi kolam renang adalah bagian penting dalam konstruksi kolam renang. Menggunakan material dan spesifikasi terbaik merupakan keharusan.

Pembangunan kolam renang kini semakin banyak diminati. Tak hanya di tempat wisata saja, tetapi pembangunan kolam renang juga dibangun di rumah. Memanfaatkan area yang kosong di rumah akan menambah keindahan tersendiri untuk rumah Anda. Jika pembangunan kolam berada di tempat yang tepat, maka akan meningkatkan sirkulasi udara juga. 

Untuk sebuah konstruksi bangunan pasti akan membutuhkan pondasi yang dijadikan sebagai struktur, agar bisa menahan beban dari elemen lain di atasnya. Pondasi berfungsi untuk menopang beban dari atas hingga ke bagian bawah tanah, hal ini akan menyebabkan kolam renang menjadi lebih kokoh.

Pondasi kolam renang harus dibangun dengan material berkualitas baik, karena akan menahan beban puluhan hingga ratusan kubikasi air yang ada diatasnya. Oleh karena itu, pekerja pondasi wajib memperhatikan kekuatan dari pondasi tersebut. 

Dalam pembuatan kolam renang dimulai dari menggali tanah, memasang batu, menambahkan besi dan pengecoran. Semua tahapan ini harus dilakukan dengan benar dan disusun dengan material yang berkualitas.

Ukuran dan jumlah material pun harus dihitung dengan benar untuk menghindari kebocoran kolam renang. Pembuatan kolam renang tidak bisa dilakukan tanpa pemikiran yang matang. Pondasi harus benar-benar detail. Setiap tahapan pembuatan kolam renang memiliki ketentuan masing-masing. 

4 hal penting dalam pembuatan pondasi tapak 

Untuk menghindari risiko kerusakan pada pondasi tapak kolam renang, Anda harus memperhatikan banyak hal. Jika terjadi kerusakan, jelas akan diperlukan perawatan, sehingga tentu akan menambah biaya. Anda akan mengeluarkan biaya tambahan untuk perbaikan kerusakan tersebut. 

1. Perhatikan pembesian pondasi 

Jenis pondasi tapak pasti akan melewati tahap pembesian. Ini dikarenakan untuk menambah kekuatan dari beton. Anda harus teliti menghitung kembali, apa saja yang dibutuhkan dan juga jeli dengan ukuran dari besi yang digunakan. Anda bisa menggunakan dua jenis besi yaitu besi polos dan besi ulir. 

proses pembesian kolam renang
proses pembesian kolam renang

Besi polos adalah besi yang tidak memiliki tekstur ulir, hanya polos pada setiap permukaan besi. Besi ini memang didesain khusus untuk pondasi tapak sehingga tidak akan menambah beban pada pondasi. Harganya juga terjangkau dibandingkan besi ulir.

Besi ulir merupakan jenis besi yang memiliki tekstur ulir yang berfungsi untuk mengikat beton yang ada di sekelilingnya. Ini akan membantu pondasi jadi lebih kuat. Ini keunggulan utama dari besi ulir. 

2. Material yang digunakan 

Perhatikan campuran dari material yang dibutuhkan. Pilihlah beton yang bisa tahan lama dan kuat. 

3. Ukuran pondasi 

Selanjutnya memperhatikan ukuran pondasi tapak. Jika sudah menentukan ukuran pondasi yang sesuai dengan beban berat kolam kolam renang, maka akan lebih mudah untuk membuat pondasi tapak. 

4. Jumlah dari pondasi yang dibuat 

Pondasi atau tumpuan ini diibaratkan sebagai kaki dari kolam renang tersebut. Semakin tepat dalam menghitung jumlah pondasi, maka akan semakin baik pondasi tersebut dalam menahan beban.

Pada dasarnya jarak antar pondasi biasanya sekitar 2.5 m. Tetapi, jarak ini bisa berubah sesuai dengan bentuk kolam dan ukurannya.

pondasi tapak kolam renang
Contoh pondasi tapak kolam renang dengan peambahan bore pile

Langkah-langkah pembuatan pondasi kolam renang 

Pembangunan pondasi kolam renang akan dimulai dengan melakukan pengukuran dan pemetakan tempat yang akan dibangun kolam. Tipe kolam renang juga akan berpengaruh pada langkah-langkah pembuatan kolam.

Untuk kolam renang tipe inground harus dilakukan penggalian tanah terlebih dahulu. Di bawah ini terdapat langkah-langkah untuk membuat pondasi kolam renang yang kuat: 

1. Pembesian 

Langkah awal dari tahap pembuatan pondasi kolam renang adalah pembesian. Ini yang akan menentukan kekuatan dari pondasi kolam renang yang akan dibangun.

Semua perhitungan dan material benar-benar harus dipersiapkan dengan baik. Sebaiknya mulailah dengan menghitung berapa berat total dari kolam renang agar bisa mengetahui besi yang akan dipakai. 

Ketika memilih besi, Anda perlu memperhatikan ukuran besi. Mengingat banyaknya jenis dan ukuran besi yang dijual di pasaran.

Pada dasarnya pembuatan pondasi kolam renang membutuhkan besi dengan diameter 8 sampai 19 mm. Penggunaan besi yang terlalu kecil atau tebal tidak akan baik. Oleh karena itu harus disesuaikan antara besi dan kolam renang. 

Pemasangan besi dilakukan dengan cara zigzag antara lapisan atas dan bawah. Apabila diperlukan sambungan besi pada kolam, bisa langsung melakukan pemasangan dengan overlapping.  Setiap ujung besi harus ditekuk supaya besi lebih kokoh. 

2. Memperhatikan beton 

Langkah selanjutnya adalah melakukan pembetonan. Kekuatan beton akan bergantung pada campuran material yang dimanfaatkan untuk pembuatan tersebut. Pilihlan Beton dengan kualitas terbaik. 

3. Pembuatan pondasi 

Dalam pembuatan pondasi kolam renang, harus diperkirakan juga berat total dari kolam tersebut. Pondasi adalah tumpuan pada konstruksi kolam renang. 

Faktor penyebab pondasi bocor 

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan pondasi kolam renang bocor. Kebocoran kolam renang hanya akan melahirkan sebuah penyesalan. Anda harus mengeluarkan biaya perbaikan lebih, dan jelas Anda tidak bisa menggunakan kolam renang tersebut untuk beraktivitas.

Untuk menghindari kebocoran, Tidak ada salahnya jika Anda mengetahui faktor-faktor apa saja yang bisa menyebabkan terjadinya bocor / retak pada kolam renang.

Terdapat 3 faktor penyebab pondasi bocor: 

1. Tanah 

Hal yang paling cenderung menjadi faktor utama dari kebocoran pondasi kolam renang adalah tanah. Kondisi tanah sebagai tempat pembangunan kolam renang tidak stabil dan tidak terstruktur akan menyebabkan kebocoran dari beton pondasi. Selain itu, sewaktu dibangun pondasi tidak dilakukan analisa yang baik atau kurang maksimalnya pemadatan tanah. 

2. Penambalan yang tidak maksimal 

Faktor lain penyebab kebocoran adalah proses penambalan yang tidak maksimal. Sehingga area yang bocor pertama kali akan bocor kembali sewaktu-waktu. 

3. Kekuatan konstruksi 

Yang seringkali menjadi penyebab retaknya atau bocornya kolam renang, adalah karena konstruksi beton yang tidak terlalu kuat. Oleh karena itu, harus dilakukan dengan menggunakan material yang baik dan dihitung secara tepat. 

Cara memperbaiki pondasi kolam renang yang bocor 

Setelah Anda memiliki gambaran apa saja yang bisa menyebabkan pondasi kolam renang bocor, tidak ada salahnya untuk tahu bagaimana caranya menatasai kebocoran kolam renang tersebut. Jika kolam renang Anda mengalami keretakan atau kebocoran, mungkin beberapa cara dibawah ini bisa dijadikan referensi tambahan:  

1. Membersihkan area yang retak 

Jika sudah menemukan area yang retak pada pondasi kolam renang, Anda harus cepat membersihkan terlebih dahulu area tersebut. Pastikan tidak ada kotoran-kotoran beton. Karena itu akan membuat proses penambalan menjadi percuma dan sulit merekat. 

2. Mengisi semen di celah retakan 

Anda bisa langsung memasukkan adukan semen ke dalam celah-celah pondasi yang retak dengan begitu celah tadi akan langsung ditutup. Pastikan tidak ada celah lainnya. 

3. Melapisi dengan epoxy 

Setelah mengisi semen dan menambal pondasi, Anda bisa melanjutkan langkahnya dengan melapisi lapisan tadi dengan epoxy. Lakukan secara hati-hati. 

4. Uji coba 

Jika semua cara di atas sudah dilakukan, selanjutnya lakukan uji coba pondasi kembali, dengan menuangkan air dari atas (test rendaman). Langkah ini dilakukan setelah penambalan sudah benar-benar kering.

Jika air tidak berkurang (menyusut) saat test rendaman, maka bisa dikatakan penambalan sudah dilakukan dengan baik. Jika masih ada pengurangan level air, artinya masih ada kebocoran. Anda harus mengulangi langkah-langkah tadi, sampai bisa mengatasi kebocoran dari pondasi kolam renang tersebut. 

Anda bisa uji coba dengan menuangkan bedak ke dalam kolam renang. Perhatikan bedak tersebut apakah akan lari ke titik kolam yang bocor atau tidak. Cara ini bisa dilakukan untuk mengetes terjadinya kebocoran lagi pada kolam renang Anda. 

Tips memilih konstruksi kolam renang yang bagus 

Dalam membuat kolam renang pribadi, Anda harus menyesuaikan dengan bentuk atau desain rumah Anda. Bentuk kolam juga beragam, Anda hanya perlu memilih bentuk yang cocok. 

Sisihkan tempat untuk taman, jangan ambil semua area rumah untuk pembangunan kolam. Menambahkan taman di sekitar kolam juga akan menambah estetika dari kolam tersebut.

Sebelum membangun kolam, ada baiknya untuk mengatur pencahayaan di lokasi kolam yang akan dibangun. Anda bisa menambahkan lampu-lampu khusus di area kolam. Dengan semakin banyaknya aksesoris yang digunakan mungkin akan dibutuhkan dana lebih. baik dalam proses pembangunan maupun untuk perawatan kolam. 

Kolam digunakan untuk mandi sehingga air yang ada di kolam renang harus tetap bersih dan jernih. Perawatan kolam harus dilakukan rutin setiap setiap 2 kali dalam seminggu. Terutama untuk filter kolam renang. Perawatan lainnya seperti perlunya dilakukan pengamatan “curiga” kalau-kalau terdapat kebocoran pada kolam renang / ada keramik yang lepas. 

Selain memperhatikan pondasi kolam renang, Anda juga harus memilih konstruksi kolam renang yang sesuai dan cocok untuk Anda. Konstruksi kolam renang dapat dilakukan di atas tanah maupun di dalam tanah. Pada umumnya yang sering digunakan adalah konstruksi di dalam tanah. 

Tahapan untuk membuat kolam renang dimulai dari menggali tanah terlebih dahulu. Pekerjaan ini akan dikerjakan oleh tenaga profesional. Jasa menggali lubang akan langsung membuat lubang dengan mesin tanpa manual. Dengan catatan lokasi tersebut bisa dilalui oleh alat berat. Jika tidak bisa dilalui excavator, pengalian manual adalah pilahan satu-satunya.

Proses pembuatan tidak akan memakan waktu yang lama. Pekerjaan dengan menggunakan mesin penggali hanya membutuhkan waktu 1 hari atau 2 hari tergantung luas dari kolam renang.  

Pekerjaan ini akan dilakukan setelah mengetahui areanya dan dilakukan pembersihan terlebih dahulu. Kedalaman kolam tidak bisa langsung ditentukan secara langsung, sesuaikan dengan apa yang Anda butuhkan apakah kolam dibuat hanya untuk orang dewasa atau anak-anak. 

Selanjutnya pondasi kolam renang yang sudah dibuat tadi akan dimasukkan dan harus dipastikan bahwa konstruksi tersebut sudah sangat kuat.

Ketika pondasi kolam renang sudah dipasang dengan kuat maka lantai kolam renang akan langsung dibuat. Cari tahu berapa jumlah semen yang dibutuhkan.

Setelah itu, membangun penutup dinding kolam agar kolam tidak runtuh. Langkah terakhir adalah menuangkan beton dan pemasangan keramik di lantai dan dinding kolam renang. Biarkan beton benar-benar mengering. Adapun beberapa spesifikasi dalam membuat konstruksi kolam renang terbaik adalah sebagai berikut: 

  1. Pastikan memilih beton dengan jenis mutu K.225 atau K.300 dan tebal beton lantai kolam sekitar 15 cm.
  2. Menggunakan batu bata merah dengan kualitas terbaik 
  3. Menggunakan besi rangkap dengan ukuran 8 mm dan 10mm. 
  4. Menggunakan pipa PVC
  5. Memilih keramik atau mosaic untuk dasar kolam 
  6. Finishing pembuatan kolam. Pada tahap finishing, jangan lupa dilakukan waterproofing ulang pada permukaan beton. Waterproofing dari proses pembangunan bisa dilakukan hingga 3 kali. hal ini dibutuhkan untuk mengantisipasasi rembesan.

Setelah melakukan finishing, Silahkan isi dengan air. pengisian air kami sarankan membeli air gunung atau beli air PDAM. Setelah air sudah terisi dengan baik , perlu dilakukan uji air, pH, klorin dan lainnya.

Demikianlah informasi terkait pondasi kolam renang dan tips memilih konstruksi kolam renang terbaik. Ini bisa dijadikan acuan saat Anda akan membuat kolam renang pribadi di rumah atau di tempat-tempat lainnya. 

Jika Anda membutuhkan jasa konstruksi kolam renang yang berpengalaman, silahkan menghubungi kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *