bouwplank kolam renang

Cara Bouwplank Kolam Renang

Pekerjaan bouwplank kolam renang dilakukan setelah desain kolam renang disepakati dan sebelum dilakukan proses penggalian lahan.

Kolam renang merupakan tempat bermain favorit bagi anak-anak, remaja hingga dewasa. Jenis dan bentuknya juga bermacam-macam. Namun satu hal yang pasti dalam proses pembuatan kolam renang itu adalah harus tahu cara bouwplank kolam renang dulu. Pada saat proses pembuatan kolam renang itu memang terdapat satu tahapan yang sangat penting, yakni tahapan pemasangan bouwplank.

Memahami dan mengerti dengan benar langkah-langkah serta cara pemasangan bouwplank itu perlu diperhatikan, karena akan memiliki dampak serta pengaruh yang cukup besar terhadap kekuatan konstruksi dasar kolam renangnya.

Jika hal ini  tidak dilakukan dengan benar, maka bisa jadi pengaruhnya akan buruk hingga pada hasil akhir desain kolam renangnya. Sehingga perlu diperhatikan dengan cermat dan dipersiapkan serta buat perencanaan yang matang sejak di tahap awal pembuatannya.

Jika tempat lokasi rencana pembuatan kolam renangnya sudah ditentukan maka tahap berikutnya ialah tahap bouwplank ini.

Apa itu yang Namanya Bouwplank

Blouwplank itu adalah pembatas yang dipergunakan untuk menentukan suatu titik bidang kerja pada saat akan membuat atau mendirikan suatu bangunan.

Bowplank tersebut selain digunakan sebagai patokan atau tempat penentuan ukuran bangunan yang akan didirikan, juga berfungsi sebagai suatu media bantu pada suatu proses pembuatan pondasi.

Nah dalam hal ini, pengertian bouwplank yang dimaksud ialah yang terkait dengan suatu pembatas yang difungsikan sebagai titik bidang kerja dalam suatu proses pembuatan kolam Renang.

Sebagaimana pentingnya pemasangan Bouwplank pada pembuatan suatu bangunan rumah dan lain sebagainya, maka peran bouwplank dalam pembuatan Kolam renang juga besar pengaruhnya.

Bowplank ialah merupakan kunci dari bentuk simetris atau kelurusan suatu bidang pondasi dalam hal ini adalah untuk pondasi kolam renang.

Pemasangan bowplank harus dilakukan dengan secara teliti dan benar, jika terdapat kesalahan kecil saja maka dampaknya akan berakibat cukup fatal pada hasil pondasi bangunan kolam renangnya.

Jika terjadi kesalahan pada cara pemasangan Bouwplank maka akan berakibat pada wujud hasil akhir kolam renangnya. Menjadi  tidak simetris, serta tidak memiliki elevasi yang rata.

Selain itu juga tidak bisa siku dan kolam renang akan menjadi rendah ketahanan dan kekuatannya. Akibatnya menjadi tidak aman serta bisa berbahaya jika dipakai atau digunakan.

Oleh sebab itu, maka sangat penting untuk mengetahui dan memahami serta melaksanakan dengan secara benar tentang cara pemasangan Bowplank tersebut.

Syarat Penting Bowplank Kolam Renang

Sebelum memulai proses pembuatan kolam renang, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu baru melangkah ke tahap berikutnya. Salah satu tahapan itu ialah persiapan mengenai lahan untuk kolam renangnya.

Pemilihan lahannya harus tepat. Antara lain dengan pertimbangan luas lahan memadai, terletak di lokasi yang tidak mudah masuk dan banyak debu, di lokasi yang terjaga privacy pengguna atau pemakainya dan berbagai pertimbangan lainnya. 

Perlu diingat bahwa untuk pembuatan kolam renang itu, tidak harus menempati suatu area lahan yang luas, karena memang pada dasarnya tidak ada aturan yang baku mengenai seberapa luas ukuran kolam renang itu. 

Kecuali jika pembuatan kolam renang tersebut ditujukan untuk kepentingan latihan untuk suatu lomba kompetisi, baik itu di level nasional atau internasional.

Jadi bisa saja untuk membuat kolam renang dengan ukuran yang sesuai dengan keinginan, selera dan kondisi lahan yang ada. Yang penting usahakan agar kolam renang tersebut ergonomis.

Sebelum masuk ke tahap proses pemlesteran pondasi, pemasangan mozaik atau keramik di kolam renangnya, tahapan pertama yang harus dilakukan ialah pengukuran luas lahannya terlebih dahulu. Termasuk juga dengan menentukan ukuran detail kolam renang yang rencananya akan dibuat tersebut.

Lahan area calon tempat lokasi kolam renang tersebut harus diukur terlebih dahulu guna mengetahui dan menentukan ukuran luas total kolam renang.

Sesudah selesai pengukuran luas lahannya, kemudian bisa dilakukan tahap pemasangan bouwplank kolam renang.

Namun sebelum masuk ke tahapan itu, Anda perlu mengetahui dan memenuhi syarat yang wajib diperhatikan agar pemasangan bouwplank tersebut tidak mengalami kesalahan. Bouwplank tersebut yang akan jadi pembatas untuk menentukan bidang kerja yang harus digali.

Berikut beberapa persyaratannya yang harus dipenuhi.

  1. Pastikan bahwa kedudukan bowplank sudah benar-benar kuat dan tidak akan mudah bergeser ataupun goyah.
  2. Memiliki space jarak yang cukup dari tepi galian, dan pastikan bahwa selama proses penggalian, posisi bouwplank nya tidak akan bergeser.
  3. Peletakan bouwplank harus diletakkan pada suatu bidang yang horizontal arahnya.
  4. Letak dari kedudukan bouwplank tersebut juga harus sama ataupun seragam, yakni dalam hal ini menghadap ke arah bagian dalam seluruh bangunannya.
  5. Tali yang dipasang harus dipastikan selalu dalam kondisi yang kencang dan tidak akan menjadi kendur.
  6. Pada setiap sisinya harus diberi sedikit lebihan yang nantinya akan digunakan sebagai space ruang, tempat untuk dinding kolam renangnya sehingga tidak akan mengubah ukuran luas dari kolam renangnya sesuai rencana.

Cara Pemasangan Bouwplank Kolam Renang

Kemudian mengenai cara pemasangan bouwplank kolam renang nya ialah sebagai berikut.

1. Persiapkan Alat dan Bahan

Langkah pertama ialah persiapkan alat serta bahannya. Alat yang harus dipersiapkan itu antara lain ialah ada gergaji, meteran, martil / palu / hammer, selang waterpass, pensil, ballpoint / spidol ataupun alat penanda lainnya yang cukup tahan air dan debu serta tidak mudah luntur atau terhapus. Kemudian juga pisau atau golok atau gorok yang akan digunakan untuk meruncingkan kayu guna membentuk patok.

Sedangkan untuk bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat bouwplank nya yaitu berupa kayu, papan, tali nylon dan paku. Kayu serta papan yang digunakan tidaklah harus dari bahan material yang bagus. Karena bouwplank itu hanya akan digunakan untuk sementara waktu saja.

2. Ukur Lahan

ukur lahan bouwplank
pengukuran lahan

Langkah berikutnya ialah ukur lahan yang akan dibuat untuk menjadi lokasi kolam renangnya. Pengukuran tersebut diperlukan agar kolam renang yang akan segera dibuat bisa tepat sesuai permintaan ukurannya.

Ukurlah jarak kolam dengan bangunan atau pembatas yang ada di sekitar lahan dengan mempergunakan meteran, supaya ada jarak yang cukup dan tidak terlalu dekat dengan lokasi bangunan atau pembatas di sekitar.

Berilah jarak keluar dari pinggiran bangunan sekitar sekitar minimal 1 meter yang nantinya akan digunakan untuk memasang patok tiang bowplank.

Jarak dengan ukuran 1 meter tersebut juga akan diperlukan guna memberi ruang bagi pekerja atau tukang agar bisa bergerak / berlalu lalang pada saat proses penggalian. Tentukan juga letak ruang mesinnya. Jika ukuran luas kolam memenuhi lahan pertimbangkan mengenai tempat untuk ruang mesinnya.

Bouwplank berbentuk segi empat tersebut merupakan bentuk dasar, apapun rencana bentuk kolam renangnya, sebaiknya dibuat dan dipasang bouwplank berbentuk segi empat ini di bagian terluarnya. Baru bisa dipasang lagi bentuk bouwpank lagi yang lebih sesuai dan mendekati dengan bentuk rencana kolam renangnya.

3. Persiapkan Bahan Bouwplank nya

Lalu persiapkan bahan materialnya, potong kayu yang akan dipergunakan untuk menjadi bouwplank tersebut. Kayu tersebut digunakan di bagian sudut-sudut bouwplank. Jika kolam renang berbentuk segiempat maka akan terdapat 4 titik bouwplank.

Selanjutnya buat salah satu ujung kayu jadi runcing dengan menggunakan gorok. Ujung yang runcing tersebut untuk ditancapkan ke dalam tanah, sebagai patok penanda. Jika kolam renang memiliki bentuk berupa segiempat namun tidak terlalu luas ukurannya, maka cukup dengan 4 titik patok tersebut, yakni patok pada tiap sudutnya saja.

Tapi  jika kolam renang tersebut cukup besar ukurannya, maka tiap patok yang harus dipasang akan lebih banyak lagi. Yakni perlu beberapa patok kayu yang dipasang di sepanjang sisi-sisinya agar bouwplank bisa lebih kuat.

4. Proses Pemasangan Patok Kayu

pemasangan patok bowplank
pemasangan patok untuk bowplank

Berikutnya ialah Proses Pemasangan patok. Tancapkanlah patok kayu di setiap sudutnya. Bagian ujung kayu yang bentuknya runcing ditancapkan ke dalam tanah lalu dipukul dengan menggunakan martil hingga bisa kuat tertancap secara dalam dan tidak akan mudah bergeser atau goyah.

Kayu yang tertancap kuat itu harus sedemikian rupa pemasangannya, sehingga tidak akan mudah jadi bergeser-geser. Jika kayu patok tersebut bergeser, maka ukuran bouwplank akan menjadi berubah.

Pemasangan bouwplank tersebut akan lebih lebar sedikit dari ukuran kolam renangnya, karena diperlukan space ruang tertentu untuk pembuatan dinding kolam renangnya. 

5. Pasang Benangnya

pasang tali bouwplank kolam renang
pasang tali bouwplank

Berikutnya ialah pasang benang pembatasnya. Tariklah benang di setiap sudut hingga ke sudut patok yang lainnya. Hubungkan ke setiap sudut dengan menggunakan benang / tali rafia dan tarik benang dengan cara benar-benar kuat agar bisa lurus.

Sehingga akan terbentuk suatu bidang segiempat yang bidang segiempat tersebut lah dibagian tengahnya yang akan menjadi area lahan untuk dibuat galian pembuatan kolam renangnya.

6. Pasang Papan Bouwplank

Tahapan berikutnya ialah pasang papan bouwplank dihubungkan dengan tiang patok dengan cara dipaku. Lembaran papan kayu tersebut dipasangkan dengan arah memanjang.

Jika lembar papan tidak cukup ukurannya, bisa disambungkan dengan lembaran papan yang lainnya dengan cara memberikan tiang patok tambahan. jangan lupa dipakukan dengan sambungan lembaran papannya.

7. Cek Akurasi dan Presisi nya

Pastikan bahwa ukuran lembaran papan tersebut sama tinggi dengan lebar. Karena elevasi papan itulah yang akan dipergunakan sebagai acuan selama proses pelaksanaan penggalian kolam renangnya.

8. Atur Arah Hadap Bouplank

Selanjutnya, atur agar letak atau posisi bouwplank sama dan searah. Maksudnya ialah seragam arah hadapnya keseluruhan papannya menghadap ke arah bagian dalam. Lalu pasang dengan secara kuat supaya bouwplank tidak bergeser pada saat dilakukan proses pelaksanaan penggalian.

9. Cek Ukuran Kembali

Lalu lakukan pengecekan dan pengukuran kembali. Proses pengukuran kembali ini bertujuan untuk memastikan bahwa bouwplank tersebut telah benar-benar sesuai dengan ukuran yang diinginkan dan direncanakan. Jika segalanya telah sesuai ukurannya secara tepat dan benar, maka bisa dilakukan proses penggalian.

Pastikan bahwa pada saat proses penggalian tersebut, bouwplank tidak akan bergeser. Bisa dengan diberi tanda pada tanah dengan menggunakan cangkul di setiap sisi dari bouwplank nya. Itulah langkah atau tahapan cara bouwplank kolam renang. Jika Anda butuh konsultan jasa pembutan kolam renang, silahkan hubungi kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *