Ada dua lokasi kolam renang yang paling populer dibuat, yaitu kolam renang indoor dan outdoor. Ada satu lagi sebenarnya, yaitu kolam renang rooftop.
Tapi biasanya ini dibuat di bangunan besar dan tidak sebanyak kedua lokasi sebelumnya.
Kolam renang indoor dan outdoor sendiri sebetulnya tidak ada bedanya. Hanya yang satu di dalam ruangan dan satunya di luar.
Namun apakah ruangan ini akan mempengaruhi segala instalasi kolam renang dari kedua jenis tersebut. Yang paling sering jadi pertanyaan juga, apakah sirkulasi kolam renang keduanya berbeda?
Kita akan bahas dalam artikel ini.
Fungsi Sirkulasi Kolam Renang
Apakah kolam renang tanpa sirkulasi bisa dibuat? Jawabannya tentu saja bisa. Tapi anda bakal harus setiap hari mengganti air kolam renang. Dan itu melelahkan.
Karena itu di sinilah fungsi sirkulasi kolam renang itu. Dengan adanya sistem ini air akan terus berputar dan dibersihkan di dalam filter.
Air yang menggenang bisa jadi tempat pertumbuhan mikroorganisme seperti ganggang hijau. Pun begitu dengan air yang tidak disaring dalam filter.
Fungsi yang kedua adalah agar anda lebih mudah mengaplikasikan obat kolam renang. Air yang terus berputar akan membawa chemical ke setiap sudut kolam renang. Dengan begitu setiap sisi kolam bisa dibersihkan.
Jenis Sirkulasi Kolam Renang
Untuk mengetahui perbedaan sirkulasi kolam renang indoor dan outdoor tentu kita perlu mengetahui juga apa saja jenis sirkulasi kolam renang yang bisa dibuat.
1. Skimmer
Yang pertama ada skimmer. Sirkulasi ini menggunakan sebuah alat yang dinamakan skimmer box. Fungsinya untuk menjaga ketinggian air sekaligus mencegah kotoran besar seperti daun masuk ke dalam filter kolam renang.
Alat ini biasanya dipasang di bagian bibir kolam renang. Ukurannya kecil. Karena itu kolam renang skimmer biasanya juga punya ukuran kecil .
2. Overflow
Yang kedua adalah overflow. Sirkulasi kolam renang jenis ini bisa dibagi lagi menjadi dua, yakni full overflow dan semi overflow.
Sistem sirkulasi ini menggunakan gutter dan balancing tank untuk memutar air sekaligus menjaga ketinggian air kolam renang.
Gutter sendiri seperti saluran atau got yang ada di sisi kolam renang. Jika semua sisi ada gutter-nya maka kolam renang ini disebut kolam renang full overflow. Tapi kalau hanya ada di salah satu atau beberapa sisi saja kolam renang ini disebut semi overflow.
Aur dari gutter kemudian masuk ke balancing tank yang ditempatkan di satu titik dekat dengan kolam renang. Ukurannya sekitar 2 meter kubik. Di sini air ditampung sebelum masuk ke filter.
Karena ukuran balancing tank jauh lebih besar dari skimmer box maka sirkulasi kolam renang seperti ini cocok untuk ukuran kolam renang yang besar.
Perbedaan Sirkulasi Kolam Renang Indoor dan Outdoor
Sekarang kita masuk ke pembasahan utama. Apakah ada perbedaan antara sirkulasi kolam renang indoor dan outdoor? Jawabannya tergantung lokasi pembuatan kolam renang tersebut.
Kita akan merincikannya di sini.
1. Lahan Sempit = Sirkulasi Skimmer
Yang pertama dan akan selalu jadi patokan pembuatan kolam renang adalah kondisi lahan. Kalau lahannya sempit otomatis kolam renangnya kecil.
Dan kolam renangnya kecil, seperti dijelaskan di atas, sangat cocok jika menggunakan sirkulasi kolam renang skimmer.
Nah, biasanya lahan pembuatan kolam renang indoor ini lebih kecil ketimbang kolam renang outdoor. Karena tentu saja di kolam renang indoor akan dibatasi oleh dinding-dinding bangunan.
Tapi kalau bangunannya besar ya bisa saja membuat kolam renang yang besar dan menggunakan sirkulasi kolam renang overflow.
Pun begitu dengan kolam renang outdoor. Kalau lahan pembuatannya kecil tidak perlu memaksakan menggunakan sirkulasi overflow.
2. Penguapan Air Kolam Renang
Air kolam renang akan terus menguap kalau terkena panas. Karena itu kolam renang outdoor disarankan juga menggunakan sirkulasi overflow agar bisa menampung lebih banyak persediaan air jika air di bodi kolam menguap cukup banyak.
Sementara kolam renang indoor bisa juga menguap, terutama jika anda memasang pemanas atau heater kolam renang.
Jika demikian, menggunakan sirkulasi kolam renang overflow di kolam renang indoor seperti ini akan lebih baik.
3. Maksimalkan Jumlah Skimmer Box
Sirkulasi kolam renang overflow banyak yang menyebut lebih efektif membuat kolam renang bersih karena lebih banyak air yang disirkulasikan.
Pendapat ini memang benar adanya. Namun jika perbandingannya adalah dengan kolam renang skimmer yang hanya punya satu atau dua skimmer box. Bagaimana kalau ada 5 skimmer box? Kolam renang anda bisa jadi lebih bersih!
Karena itu untuk menghemat ruangan kolam renang indoor, anda bisa memaksimalkan jumlah skimmer box di kolam renang supaya kolam lebih bersih namun tidak memakan tempat.
Tapi yang perlu jadi perhatian, penempatan skimmer box ini bukan cuma memasang alat tersebut. Perlu ada instalasi kolam renang atau sistem pemipaan yang mengalirkan air ke filter.
Semakin banyak skimmer box maka semakin banyak pipa yang digunakan. Semakin banyak material maka semakin banyak biaya yang perlu anda keluarkan.
Tinggal pilih saja, mau mengorbankan ruangan atau mengeluarkan biaya lebih?